Obat Galau versi anak muda
Dunia anak muda di _ era globalisasi ini Adakah yang tidak pernah merasa GALAU?
Ap ch itu galau??????? Menurut saya ch kerenggangan antara Harapan dan kenyata’an heheheh’’
Pux’ temen laen versi....mungkin?
Hari gini gitu loh, dimana semua hal semakin dipermudah oleh teknologi, justru itulah saat dimana Galau lebih sering muncul. Mengapa bisa begitu? Bisa saja, dengan segala kemudahan yang ada, maka antisipasi kita akan suatu kegagalan semakin berkurang.
Seperti yang baru saja saya alami, hanya karena hal yang mungkin bagi sebagian orang dianggap biasa saja, namun bagi saya itu sangat Galau luar biasa manakala tidak sesuai dengan apa yang saya harapkan. Ini mungkin karena pada awalnya saya terlalu berharap muluk-muluk tanpa sadar diri akan segala kemungkinan yang ada. Terlalu pede gitu lo, bahwa semua yang saya inginkan, harapkan dan impikan pasti bisa terwujud.
Katanya sih, rasa galau yang muncul itu sebetulnya berasal dari diri sendiri, bukan dari peristiwanya itu. Jadi maksudnya bukan peristiwa yang terjadi yang menyebabkan rasa galau timbul, tapi bagaimana sikap kita memandang peristiwa itu.
Nah, kalau begitu, obat mengatasi Galau tersebut ya ada pada diri kita sendiri nih. Jadi, sangat diperlukan antisipasi sejak awal, bahwa saat berharap pada sesuatu atau seseorang, maka ada dua hal nyata yang akan kita hadapi, kesesuaian atau ketidaksesuaian dengan kenyatannya. Namun, walaupun sudah bisa diantisipasi sejak awal, yang namanya rasa Galau tetap saja bisa muncul.
Banyak tips sebetulnya bagaimana cara mengobati perasa’an Galau??????. Kita bisa curhat dengan mengeluarkan uneg-uneg yang mengganjal. Biasanya setelah bercerita, ada perasaan lega pada diri kita. Selain curhat pada seseorang yang dipercaya, kita juga bisa salurkan rasa kecewa dengan menulis. Kalau yang ini sebetulnya saran yang sedang saya jalankan, buat menghilangkan rasa GALAU saya sih hihihi.
Mencari kegiatan yang menyenangkan untuk membuang perasaan Galau sangat disarankan. Cuma ya itu, kalau sedang tidak mood, apapun jadi tidak menarik sih (pembelaan diri). Tapi, kenapa tidak diusahakan? Catat baik-baik, bahwa saat kita Galau, jangan memanjakan perasaan itu dengan menyimpannya dengan manis di dalam hati. Jangan juga dipelihara. Sekecil apapun PERASA’AN Galau itu, bila tidak segera disembuhkan, akan mengganggu perasaan kita, bahkan mengganggu kesehatan fisik kita. Nah lho! Jadi, berusaha sekeras apapun untuk mengatasinya. Buanglah Galau pada tempatnya.
Satu lagi, yang terpenting, jangan lupa berdoa ya, mohon ketenangan hati dariNya.
Seperti yang baru saja saya alami, hanya karena hal yang mungkin bagi sebagian orang dianggap biasa saja, namun bagi saya itu sangat Galau luar biasa manakala tidak sesuai dengan apa yang saya harapkan. Ini mungkin karena pada awalnya saya terlalu berharap muluk-muluk tanpa sadar diri akan segala kemungkinan yang ada. Terlalu pede gitu lo, bahwa semua yang saya inginkan, harapkan dan impikan pasti bisa terwujud.
Katanya sih, rasa galau yang muncul itu sebetulnya berasal dari diri sendiri, bukan dari peristiwanya itu. Jadi maksudnya bukan peristiwa yang terjadi yang menyebabkan rasa galau timbul, tapi bagaimana sikap kita memandang peristiwa itu.
Nah, kalau begitu, obat mengatasi Galau tersebut ya ada pada diri kita sendiri nih. Jadi, sangat diperlukan antisipasi sejak awal, bahwa saat berharap pada sesuatu atau seseorang, maka ada dua hal nyata yang akan kita hadapi, kesesuaian atau ketidaksesuaian dengan kenyatannya. Namun, walaupun sudah bisa diantisipasi sejak awal, yang namanya rasa Galau tetap saja bisa muncul.
Banyak tips sebetulnya bagaimana cara mengobati perasa’an Galau??????. Kita bisa curhat dengan mengeluarkan uneg-uneg yang mengganjal. Biasanya setelah bercerita, ada perasaan lega pada diri kita. Selain curhat pada seseorang yang dipercaya, kita juga bisa salurkan rasa kecewa dengan menulis. Kalau yang ini sebetulnya saran yang sedang saya jalankan, buat menghilangkan rasa GALAU saya sih hihihi.
Mencari kegiatan yang menyenangkan untuk membuang perasaan Galau sangat disarankan. Cuma ya itu, kalau sedang tidak mood, apapun jadi tidak menarik sih (pembelaan diri). Tapi, kenapa tidak diusahakan? Catat baik-baik, bahwa saat kita Galau, jangan memanjakan perasaan itu dengan menyimpannya dengan manis di dalam hati. Jangan juga dipelihara. Sekecil apapun PERASA’AN Galau itu, bila tidak segera disembuhkan, akan mengganggu perasaan kita, bahkan mengganggu kesehatan fisik kita. Nah lho! Jadi, berusaha sekeras apapun untuk mengatasinya. Buanglah Galau pada tempatnya.
Satu lagi, yang terpenting, jangan lupa berdoa ya, mohon ketenangan hati dariNya.
SALAI damai,,,,,,,,,,,,,,
Anak gaul
(gaya ulama’)
Hehehe keped_an
0 Comments:
Posting Komentar